Ruang Inspirasi

Sejarah Es Teler 77, Bertahan 44 Tahun

 

Di industri kuliner, bertahan selama lima tahun saja sudah menjadi tantangan. Apalagi mampu tetap relevan selama lebih dari empat dekade di tengah munculnya ribuan restoran, kafe, dan brand makanan kekinian.

Itulah yang berhasil dilakukan Es Teler 77. Pada 7 Juli 2026, restoran keluarga ini genap berusia 44 tahun. Momen tersebut dirayakan melalui acara Festival Juara, sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan panjang menghadirkan makanan khas Indonesia yang telah menemani berbagai generasi.

Kesuksesan Es Teler 77 menunjukkan bahwa bisnis kuliner tidak selalu harus mengikuti tren sesaat. Dengan menjaga kualitas, terus berinovasi, dan memahami kebutuhan pelanggan, sebuah merek lokal mampu bertahan bahkan berkembang hingga ke mancanegara.

Lalu, bagaimana perjalanan Es Teler 77 hingga menjadi salah satu jaringan restoran terbesar di Indonesia?

Awal Mula Es Teler 77 Berawal dari Lomba Memasak

Perjalanan Es Teler 77 dimulai pada tahun 1981.

Saat itu, seorang ibu rumah tangga bernama Murniati Widjaja mengikuti kompetisi membuat es teler. Berbekal hobi memasak dan racikan resep yang terdiri dari nangka segar, alpukat, kelapa muda, es serut, serta sirup rahasia buatannya, Murniati berhasil meraih gelar juara.

Kemenangan tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi titik awal lahirnya sebuah bisnis kuliner yang kelak dikenal di berbagai negara.

Tahun 1982: Warung Sederhana Menjadi Awal Kesuksesan

Melihat antusiasme masyarakat terhadap resep es teler tersebut, keluarga Murniati memutuskan membuka sebuah warung makan sederhana di teras pusat perbelanjaan Duta Merlin, Jakarta Pusat.

Usaha ini dikelola bersama oleh:

  • Murniati Widjaja
  • Trisno Budianto
  • Yenny Setia
  • Almarhum Sukyatno Nugroho

Tidak hanya menjual es teler, mereka juga mulai menghadirkan berbagai menu khas Indonesia yang kemudian menjadi ciri khas Es Teler 77.

Konsep sederhana tersebut ternyata mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Dari Warung Kecil Menjadi Pelopor Waralaba Indonesia

Popularitas Es Teler 77 terus meningkat.

Melihat peluang tersebut, almarhum Sukyatno Nugroho mulai mempelajari konsep waralaba secara mandiri. Pada masa itu, sistem franchise masih sangat baru di Indonesia.

Keputusan tersebut menjadi langkah besar yang mengubah arah bisnis Es Teler 77.

Tahun 1987: Membuka Gerai Waralaba Pertama

Pada tahun 1987, Es Teler 77 membuka gerai waralaba pertamanya di Solo.

Langkah ini menjadikan Es Teler 77 sebagai salah satu pelopor bisnis makanan cepat saji lokal yang menggunakan sistem franchise di Indonesia.

Strategi tersebut mempercepat ekspansi bisnis tanpa harus membangun seluruh cabang sendiri.

Melebarkan Sayap hingga Mancanegara

Kesuksesan di pasar domestik membuat Es Teler 77 mulai berekspansi ke luar negeri.

Gerai internasional pertamanya dibuka di Singapura, kemudian disusul beberapa negara lain.

Ekspansi ini membuktikan bahwa kuliner khas Indonesia mampu bersaing di pasar global jika dikemas dengan baik.

Hadir di Australia

Pada tahun 2000, Es Teler 77 membuka gerai di Melbourne, Australia, tepatnya di Swanston Street.

Restoran tersebut tidak hanya dikunjungi masyarakat Indonesia yang tinggal di Australia, tetapi juga menarik minat warga lokal yang ingin mencicipi cita rasa masakan Indonesia.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional Indonesia memiliki daya tarik yang kuat di pasar internasional.

Es Teler 77 Terus Berkembang

Memasuki tahun 2018, Es Teler 77 berada di bawah pengelolaan PT Top Food Indonesia.

Jaringan restorannya terus berkembang hingga memiliki lebih dari 140 gerai yang tersebar di Indonesia maupun luar negeri.

Selain terus memperluas jaringan, perusahaan juga mulai memperkuat komitmennya terhadap bisnis berkelanjutan dengan menjalin kerja sama bersama pemasok serta petani lokal.

Langkah tersebut tidak hanya menjaga kualitas bahan baku, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem usaha dalam negeri.

Timeline Perjalanan Es Teler 77

Berikut perjalanan penting Es Teler 77 dari masa ke masa:

Tahun Peristiwa
1981 Murniati Widjaja memenangkan lomba membuat es teler.
1982 Warung Es Teler 77 pertama dibuka di Duta Merlin, Jakarta.
1987 Membuka gerai franchise pertama di Solo dan menjadi pelopor waralaba makanan cepat saji lokal.
1988 Memulai ekspansi internasional dengan membuka gerai di Singapura.
2000 Membuka cabang di Melbourne, Australia.
2018 Memiliki lebih dari 140 gerai di Indonesia dan luar negeri.
2026 Merayakan ulang tahun ke-44 melalui Festival Juara.

Strategi Bisnis yang Membuat Es Teler 77 Bertahan Selama 44 Tahun

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, Es Teler 77 berhasil mempertahankan eksistensinya berkat beberapa strategi berikut.

1. Memiliki Produk Ikonik

Es teler menjadi produk yang langsung melekat di benak masyarakat.

Keberadaan produk andalan membuat pelanggan lebih mudah mengingat merek dibandingkan restoran yang menjual terlalu banyak konsep sekaligus.

2. Mengangkat Kuliner Indonesia

Alih-alih mengikuti tren makanan luar negeri, Es Teler 77 justru konsisten menghadirkan menu khas Nusantara.

Strategi ini membuat identitas merek tetap kuat meski tren kuliner terus berubah.

3. Berani Mengembangkan Sistem Waralaba

Di saat franchise belum populer di Indonesia, Es Teler 77 sudah lebih dulu menerapkannya.

Keputusan tersebut mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas jangkauan pasar.

4. Terus Berinovasi Tanpa Kehilangan Identitas

Meski terus menghadirkan menu baru dan mengikuti perkembangan pasar, Es Teler 77 tetap mempertahankan cita rasa khas yang sudah dikenal pelanggan.

Inovasi dilakukan sebagai pelengkap, bukan mengganti identitas utama merek.

5. Menjaga Kualitas dan Kepercayaan Pelanggan

Selama puluhan tahun, konsistensi kualitas makanan menjadi salah satu alasan pelanggan tetap kembali.

Dalam bisnis kuliner, kepercayaan pelanggan merupakan aset yang jauh lebih berharga dibandingkan promosi besar-besaran.

Pelajaran Bisnis yang Bisa Dipetik dari Es Teler 77

Kisah Es Teler 77 memberikan banyak inspirasi bagi pelaku UMKM maupun pebisnis yang baru memulai usaha.

Beberapa pelajaran penting yang bisa diterapkan antara lain:

  • Mulailah dari produk yang benar-benar berkualitas.
  • Bangun identitas merek yang mudah diingat.
  • Jangan takut menjadi pelopor dalam model bisnis baru.
  • Terus berinovasi tanpa meninggalkan ciri khas.
  • Jaga kualitas pelayanan agar pelanggan tetap loyal.
  • Bangun bisnis dengan visi jangka panjang, bukan sekadar mengejar tren.

Kesimpulan

Perjalanan Es Teler 77 membuktikan bahwa kesuksesan bisnis tidak diraih dalam waktu singkat. Berawal dari kemenangan dalam lomba memasak, sebuah warung sederhana berhasil berkembang menjadi jaringan restoran yang dikenal di Indonesia hingga mancanegara.

Selama 44 tahun, Es Teler 77 mampu melewati berbagai perubahan tren kuliner dengan tetap mempertahankan kualitas, cita rasa khas Indonesia, serta keberanian untuk terus berinovasi.

Bagi para pelaku usaha, kisah ini menjadi pengingat bahwa bisnis yang kuat bukan hanya dibangun dengan promosi yang besar, tetapi juga dengan produk berkualitas, identitas merek yang jelas, dan komitmen untuk terus memberikan nilai terbaik kepada pelanggan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button