Berita Terkini

KKP Bangun Jaringan Distribusi Kampung Nelayan Merah Putih

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Oleh karena itu, kawasan ini dirancang terhubung langsung ke rantai distribusi ikan antardaerah.

Langkah strategis ini bertujuan memperluas akses pasar tangkapan nelayan pesisir. Selain itu, pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 lokasi pada 2026 guna mengikis kantong kemiskinan kawasan terpencil.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf menegaskan komitmen penguatan ekonomi pesisir tersebut. Namun, penataan fisik permukiman harus berjalan seiring peningkatan mutu komoditas perikanan.

“Agar kampung nelayan merah putih menjadi benar-benar merupakan bagian dari transformasi yang ada kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, maka kami berfokus untuk peningkatan produktivitas penangkapannya dan juga peningkatan pendapatan dari masyarakat, baik dari mutu, pendapatan, jenis ikan dan hasil tangkapan,” kata Didit dalam acara forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Jakarta, Senin. Dikutip dari ANTARANEWS.

Skema Hub Integrasikan Pasokan Ikan ke Pasar Ekspor

Pengembangan kawasan pesisir dilakukan bertahap sesuai kepadatan nelayan setempat. Oleh sebab itu, sentra maritim berskala besar akan berfungsi sebagai pusat pengumpul utama atau hub.

Wilayah berpopulasi lebih kecil disiapkan menjadi penyangga pasokan tangkapan. Selanjutnya, model integrasi logistik ini memastikan hasil laut mengalir menembus pasar nasional hingga mancanegara.

Didit mencontohkan distribusi perikanan daerah yang berhasil menembus Semarang, Surabaya, Jakarta, hingga Bitung. Sebaliknya, kawasan tangkapan kini tidak lagi terperangkap pada keterbatasan pasar lokal.

“Model-model inilah yang akan kita ambil, tiru, modifikasi dengan tematik di masing-masing daerah yang ada,” katanya.

Fasilitas operasional modern disiapkan lengkap di setiap lokasi sentra. Selain itu, pemerintah melengkapi kawasan dengan pabrik es, gudang, SPBN, tambatan perahu, bengkel, serta sentra pemasaran.

KKP Gandeng Koperasi Desa demi Keberlanjutan Nelayan

Penguatan kapasitas sumber daya manusia digarap bersama jejaring Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Oleh karena itu, pengoperasian sarana maritim dapat berjalan mandiri serta berkelanjutan.

Pemerintah sebelumnya telah memetakan 100 titik rintisan sebagai model awal percontohan. Selanjutnya, target jangka panjang dipatok mencapai 5.000 lokasi KNMP hingga akhir 2029.

Didit mengingatkan integrasi lintas daerah memerlukan keterlibatan aktif otoritas daerah dan komunitas nelayan. Pada akhirnya, sinergi pusat dan daerah menjadi penentu keberhasilan transformasi ekonomi masyarakat pesisir.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button