Berita Terkini

Mentan Amran Gandeng Unismuh Makassar Kembangkan Sektor Pertanian

Makassar – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peluang kemitraan strategis dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Oleh karena itu, langkah ini menjadi pintu masuk penguatan sektor pertanian dari lingkungan perguruan tinggi.

Peluang tersebut disampaikan Amran saat menghadiri Ta’aruf Mahasiswa Baru Unismuh Makassar, Sabtu (12/9/2026). Selain itu, ia memaparkan orasi ilmiah sekaligus menyalurkan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa.

Rektor Unismuh Makassar Abd. Rakhim Nanda menyambut baik tawaran kolaborasi kementerian tersebut. Namun, langkah awal implementasi ketahanan pangan akan dipusatkan melalui Fakultas Pertanian.

“Ini tentu akan kita mulai dari sini karena kita memiliki Fakultas Pertanian. Maka, kita akan mendorong keterlibatan dosen dan mahasiswa kita untuk masuk ke dalam sektor ketahanan pangan,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Disiplin Dorong Pembangunan Pertanian

Selanjutnya, Rakhim menegaskan keterlibatan mahasiswa tidak hanya terbatas pada fakultas pertanian semata. Sebab, pendekatan sains modern kini membutuhkan integrasi keilmuan multidisiplin.

“Sebagaimana yang kita pahami, saat ini penguasaan ilmu pengetahuan sudah bersifat lintas disiplin. Bagi siapa saja yang memiliki bakat untuk terlibat dalam sektor-sektor pembangunan Negara Republik Indonesia, khususnya sektor pertanian, nanti akan diarahkan melalui kampus kita di Universitas Muhammadiyah ini,” tambahnya.

Kementerian Pertanian sendiri berkomitmen memberikan bantuan penuh bagi pengembangan lahan tidur milik kampus. Bahkan, sokongan tersebut meliputi bibit tanaman, proses pengolahan lahan, hingga alokasi anggaran.

“Boleh. Kalau ada lahan, kami siapkan. Kami siapkan, dan yang ada sekarang kakao, mente, jagung, itu gratis. Pengolahan tanahnya, tunjuk saja tanahnya, kami siapkan pendanaannya. Tunjuk katakanlah ada 100 hektar, ini bisa kita garap. Pak Rektor nanti komunikasi dengan Pak Dirjen, Pak Kepala Badan, ini ada Dirjen Prasarana. Kita ini harus kolaborasi, kita ini harus produktif,” ucapnya.

Peluang Ekonomi Menjanjikan demi Target Swasembada

Amran mendorong generasi muda agar melirik potensi bisnis pertanian modern. Oleh sebab itu, pemanfaatan lahan tidur secara optimal dinilai mampu mendongkrak pendapatan finansial masyarakat secara signifikan.

“Kalau kita tanam 2–3 hektar atau 5 hektar, apalagi kopi, kakao, itu penghasilannya di atas daripada pegawai negeri yang baru dimulai. Bahkan kemarin, ikut pertanian modern, itu pendapatannya 20 juta. Di atas gaji menteri. Tapi mau enggak?” ujarnya.

Pada akhirnya, kemauan bekerja keras dan mengelola aset tidur menjadi fondasi utama kemandirian nasional. Dengan demikian, swasembada pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan.

“Kesimpulannya, kalau kita tidak menganggur, bangunkan lahan tidur, bangunkan potensi, Indonesia menjadi swasembada,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button