Berita Terkini

Ethical Franchising Kunci Utama Ekosistem Waralaba Nasional

Tangerang – Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar menegaskan para pelaku usaha perlu menerapkan ethical franchising atau kegiatan waralaba yang beretika. Langkah ini dinilai penting dalam pengembangan usaha guna merespons dinamika pasar kemitraan yang terus bergerak cepat.

“(Perlu) mendorong kekuatan usaha dengan ethical franchising, atau kegiatan franchise yang beretika. Itu betul, karena tentunya ada kekuatan, ada hal-hal (konvensional dalam berbisnis waralaba) yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Anang dalam pembukaan International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Jumat.

Ia menilai penekanan nilai etika tersebut berada pada standardisasi usaha yang aman, legal, dan transparan. Pendekatan ini diharapkan membuat ekosistem bisnis kemitraan semakin akuntabel sekaligus mengakselerasi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional.

Sistem Format Bisnis Keberhasilan Waralaba Lokal

Selain etika, Anang menyampaikan bahwa sistem dan format bisnis yang jelas menjadi kunci utama keberhasilan sebuah bisnis waralaba. Potensi sektor usaha lokal yang melimpah seperti kuliner perlu ditopang oleh fondasi tata kelola yang kuat.

“Waralaba itu sebetulnya konsep pemasaran sekaligus strategi perluasan usaha, di mana harus ada business format dan sistem yang jelas di dalamnya,” kata Anang. Dikutip dari ANTARANEWS.

“Saya percaya Indonesia berpeluang besar untuk mengembangkan ini, tapi tentu butuh dukungan dari semua pihak,” ujar Anang.

AFI dan Dyandra Promosindo Gelar IFRA 2026

Guna memfasilitasi kebutuhan iklim usaha tersebut, AFI bersama Dyandra Promosindo dengan dukungan Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menggelar pameran IFRA 2026. Ajang tahunan ini berlangsung hingga 30 Agustus di ICE BSD City, Tangerang.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menjelaskan bahwa pameran ini hadir sebagai wadah strategis bagi calon mitra, pemilik jajaran jenama, dan pelaku usaha. Ruang perjumpaan ini memungkinkan setiap pihak saling memahami model bisnis sebelum menjalin kerja sama resmi.

Penyelenggaraan IFRA 2026 menghadirkan ragam sektor usaha mulai dari makanan dan minuman, pendidikan, hingga kesehatan. Inisiatif ini mempertegas komitmen penyelenggara dalam memberikan ruang tumbuh bagi pelaku usaha baru serta penggiat startup lokal yang tengah merintis ide bisnisnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button