Pertamina UMK Academy 2025 Siap Bantu UMKM Naik Kelas, Dukung Produk Ramah Lingkungan

Jakarta – Ribuan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) berkesempatan naik kelas lebih cepat setelah mengikuti program Pertamina UMK Academy, sebuah inisiatif pembinaan UMKM dari PT Pertamina (Persero).
Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas produk serta manajemen bisnis para pelaku UMKM.
“Sejak pertama kali digelar pada 2020, UMK Academy berhasil menarik perhatian banyak pelaku usaha dan mencetak ratusan UMK yang berkembang pesat serta turut mendorong perekonomian masyarakat,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (3/4). Dikutip dari antaranews.com
Pada tahun 2024, program ini berhasil menarik lebih dari 8.000 UMK, dengan 1.686 di antaranya lolos seleksi untuk mengikuti program di tingkat regional. Sementara untuk 2025, UMK Academy akan mengintegrasikan aspek Go Green dalam kurikulumnya, sejalan dengan komitmen Pertamina untuk mendorong produk ramah lingkungan.
UMKM Sukses Berkat Pertamina UMK Academy
Program ini telah membawa dampak nyata bagi banyak pelaku UMKM. Salah satunya adalah Defria Kirana, pendiri produk fesyen khas Indonesia Haluan Bali. Setelah mengikuti program ini, usahanya berkembang pesat hingga menembus pasar Australia, Jepang, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat.
“Berkat UMK Academy, saya mendapatkan ilmu bisnis, memperluas jaringan, ikut beragam pameran, dan mendapatkan tambahan modal usaha,” ujar Champion kelas Go Online UMK Academy 2024 itu.
Selain itu, Defria juga menerima hibah alat produksi yang membantu meningkatkan efisiensi usahanya. “Harapannya, usaha kami bisa semakin besar, produktif, dan menjadi brand lokal yang membanggakan Indonesia,” tambahnya.
Senada, Bayu Ratna Diny dari Diby Leather merasakan lonjakan omzet setelah mengikuti kelas Go Global di UMK Academy. “Kami berhasil menjalin tiga kolaborasi baru dengan berbagai pihak, termasuk pemberdayaan perempuan, kerja sama dengan UMKM lain, dan kolaborasi dengan pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Ika Bunga Maharani, pemilik Exobrooch yang menjadi Champion kelas Go Modern UMK Academy 2024, berhasil menambah pelanggan dan menghemat biaya produksi. Setelah mendapat pelatihan Go Green, ia bahkan menciptakan produk baru yang lebih ramah lingkungan seperti eco-friendly scrunchie, sustainable hairpin batik, sustainable HP strap, serta kostum dari limbah rumah tangga.
Manfaat Program UMK Academy bagi Pelaku Usaha
Menurut Rudi, ada berbagai manfaat yang bisa didapat UMK dari program ini, antara lain:
✅ Pelatihan dan pendampingan bisnis dengan mentor profesional
✅ Sertifikasi usaha untuk meningkatkan daya saing produk
✅ Dukungan pemasaran dan branding, termasuk digitalisasi bisnis
✅ Peluang memperluas jaringan bisnis dengan UMKM lain dan mitra strategis
✅ Kesempatan mendapatkan hibah alat produksi untuk meningkatkan efisiensi usaha
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa UMK Academy merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menggerakkan perekonomian Indonesia dengan meningkatkan daya saing UMKM.
“Dari tahun ke tahun, antusiasme pelaku UMKM terhadap program ini terus meningkat, membuktikan bahwa program ini membawa manfaat besar bagi sektor UMKM di Indonesia,” kata Fadjar.
Ia pun berharap UMK Academy 2025 bisa melahirkan lebih banyak UMKM sukses yang mampu bersaing di pasar lokal maupun internasional.