Berita Terkini

Kemendes PDT Dorong Desa Petakan Potensi Jadi Peluang Usaha

Jakarta – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta seluruh desa di Indonesia aktif mengidentifikasi potensi lokal. Langkah pemetaan ini krusial agar aset desa bertransformasi menjadi peluang bisnis nyata.

Sekretaris BPSDM Kemendes PDT, Rosyid Althaf, menegaskan pentingnya mengubah sumber daya menjadi nilai tambah ekonomi. Langkah tersebut bertujuan langsung untuk mendongkrak kesejahteraan warga setempat.

“Potensi dapat dikembangkan menjadi peluang, lalu kemudian peluang itu diterjemahkan bisa menjadi usaha,” kata Rosyid saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk “Mengubah Potensi Desa Menjadi Nilai Ekonomi”, seperti dipantau di Jakarta, Jumat. Dikutip dari ANTARA.

Selain itu, Rosyid menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap keunggulan lokal. Hal ini dilakukan agar kekayaan desa tidak berhenti sebagai potensi mentah saja.

“Jadi potensi desa ini yang harus kita petakan,” kata Rosyid.

Menembus Pasar Ekspor dan Tantangan Usaha Desa

Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pelatihan SDM Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Dicky Yosepial, memaparkan keragaman aset desa. Potensi itu mencakup sumber daya alam, kreativitas warga, UMKM, BUMDes, koperasi, hingga kelompok tani.

Namun, Dicky menilai rute menuju pasar internasional membutuhkan kerja ekstra. Menurutnya, perjalanan dari komoditas lokal menuju ranah ekspor bukanlah hal yang instan.

Saat ini para penggerak ekonomi desa masih berkutat dengan kendala teknis. Hambatan tersebut meliputi pemahaman ekspor, volume produksi, kualitas kemasan, legalitas, pemasaran digital, hingga jalur logistik.

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM desa harus digarap secara sistematis. Pelatihan terencana dan terukur menjadi kunci agar produk desa mampu bersaing di pasar global.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button