Bank Syariah Makin Minati Nasabah Muda Lewat Bebas Admin

JAKARTA — Bank syariah kini semakin diminati generasi muda, termasuk kalangan non-Muslim. Bebas biaya administrasi bulanan serta fitur investasi emas menjadi daya tarik utama yang mengubah persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah.
Angela (26), nasabah Katolik asal NTT, awalnya mengira layanan syariah hanya diperuntukkan bagi umat Islam. Pandangan tersebut berubah setelah ia membuka rekening di Maybank Syariah dan mulai berinvestasi emas. “Yang saya suka karena enggak ada biaya admin. Kalau tabungan emas juga menguntungkan,” ujarnya. Dikutip dari republika.
Pengalaman serupa dirasakan Aprilia (25), nasabah Kristen di Jakarta. Ia sempat canggung saat mendatangi kantor BSI, namun kini aktif menabung dan mencicil emas. “Ternyata produknya mirip bank konvensional, cuma saya merasa lebih aman dan nyaman,” kata Aprilia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menekankan pentingnya mendorong masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan layanan keuangan syariah. Menurut data INDEF (Juli 2026), tingkat literasi keuangan syariah telah mencapai 43,42 persen, tetapi tingkat inklusinya baru 13,41 persen.
Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy H. Buchari, menyebutkan bahwa tantangan terbesar saat ini ada pada sisi demand dan inklusi. Selain itu, peningkatan kualitas aplikasi digital dan kecepatan transaksi masih menjadi catatan penting agar bank syariah kian kompetitif di mata anak muda.



