Berita Terkini

APSI Sulsel Gelar Pelatihan Pengembang Rumah Subsidi FLPP

Makassar – Kebutuhan hunian subsidi yang sesuai prinsip syariah terus meningkat pesat di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) Sulsel kembali menggelar Pelatihan Pengembang Syariah Dasar Developer Rumah Subsidi FLPP (PPSD 2.12) di Hotel Dalton, Makassar, Sabtu (26/9/2026).

Agenda strategis ini menjadi kawah candradimuka bagi calon developer. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas bisnis serta pemahaman regulasi perumahan terkini.

Ketua DPW APSI Sulsel, Akram Pakki, mengapresiasi keberhasilan para alumni angkatan terdahulu yang telah merealisasikan proyek nyata.

“Banyak alumni PPSD sebelumnya yang sudah membuktikan dan merasakan manfaat ilmu yang dipelajari. Bahkan ketua panitia hari ini sudah memiliki proyek berjalan dan ikut menjadi sponsor kegiatan. Ini bukti bahwa pembekalan ilmu di APSI langsung berdampak pada aksi nyata,” ujar Akram Pakki dalam sambutannya. Dikutip dari PORTALAMANAH.

Selanjutnya, Akram mendorong percepatan realisasi kesepahaman (MoU) dengan mitra perbankan syariah, seperti BSI dan BSN. Menurutnya, kerja sama tersebut harus segera diwujudkan ke dalam akad pembiayaan konstruksi maupun KPR FLPP di daerah.

Komitmen Kemitraan dan Legalitas Usaha

Ketua DPP APSI, Ir. Muhammad Abubakar, menegaskan bahwa kiprah asosiasi bernilai dakwah sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Oleh sebab itu, sinergi dengan sektor perbankan wajib menghasilkan dampak riil.

“Kami menegaskan bahwa kemitraan ini harus terealisasi secara nyata di lapangan. MoU yang ada jangan berhenti pada seremonial, tetapi harus menjadi penopang utama aksi para pengembang di daerah,” tegas Abubakar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas APSI, Ir. Hardiana, membuka pelatihan secara resmi. Ia mengingatkan peserta agar memegang teguh kepatuhan hukum demi menjaga marwah industri properti syariah.

“Genetika kita adalah pejuang dan pemenang. Maka hari ini tugas kita adalah menang, minimal menang secara aturan dan kualitas. Tidak boleh ada alumni PPSD yang bermasalah secara legalitas. Perizinan itu wajib hukumnya,” tegas Hardiana di hadapan peserta.

Selain itu, Hardiana membagikan hasil pertemuannya dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Pemerintah provinsi bahkan menantang APSI untuk memelopori proyek percontohan kawasan hunian syariah skala besar hingga ribuan unit.

Pelatihan intensif yang berlangsung hingga Ahad (27/9/2026) ini membekali peserta dengan materi teknis, perizinan, dan penyusunan RAB. Pada akhirnya, para pengembang diharapkan mampu menyediakan rumah subsidi berkualitas, terjangkau, serta bebas riba.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button