Profil Usaha

Melintasi 3 Generasi, Kisah Ikon Sirup Markisa Makassar

Di dunia bisnis yang dinamis, tidak banyak merek lokal yang mampu bertahan lebih dari setengah abad. Namun, Markisa Bola Dunia produksi CV Karya Kita membuktikan bahwa konsistensi dan adaptasi adalah kunci utama.

Berdiri sejak tahun 1961 di Makassar, perusahaan yang dirintis oleh Charles Tan ini telah melegenda menjadi identitas kuliner Sulawesi Selatan.

Menemukan Identitas di Tengah Kompetisi

Perjalanan Charles Tan dimulai dengan memproduksi minuman limun (jeruk) dan aneka sari buah. Namun, tantangan besar muncul pada era 1990-an saat brand minuman berkarbonasi global mulai menguasai pasar Indonesia.

Menghadapi gempuran merek besar, Charles melakukan riset pasar yang jeli. Hasilnya, sari buah markisa ditemukan sebagai varian yang paling diminati masyarakat dan memiliki keunikan rasa yang kuat.

Sejak saat itu, perusahaan memutuskan untuk fokus mengembangkan markisa sebagai produk unggulan demi menjaga kedaulatan pasar lokal.

Inovasi Packaging dan Digitalisasi

Setelah Charles Tan wafat pada tahun 1979, kepemimpinan diteruskan oleh generasinya hingga kini dipimpin oleh Philip R. Karundeng sebagai Direktur Utama.

Di bawah kendali Philip, perusahaan melakukan transformasi besar, terutama pada aspek kemasan. Inovasi yang paling signifikan adalah pengubahan wadah dari sekadar konsentrat saset menjadi botol siap saji (ready to drink).

Inovasi ini menjawab kebutuhan gaya hidup modern yang menginginkan kepraktisan tanpa harus mencampur air secara manual.

Tak hanya produk, strategi pemasaran pun kini merambah dunia digital melalui platform Facebook dan Instagram. Integrasi dengan layanan pemesanan daring juga mempermudah konsumen mendapatkan produk secara instan.

Hasilnya, kapasitas produksi melonjak pesat. Pada momentum Ramadhan, produksi bisa tembus hingga 5.000 dos dengan omzet mencapai miliaran rupiah per bulan.

Keunggulan Markisa Bola Dunia tetap terjaga berkat penggunaan buah asli pilihan dari petani di Tana Toraja dan Enrekang.

Selain bermitra dengan petani lokal, CV Karya Kita juga memiliki lahan mandiri seluas 12 hektar di daerah Malakaji sebagai penyangga pasokan bahan baku.

Melalui perpaduan warisan sejarah dan visi modern, Markisa Bola Dunia terus melaju sebagai bukti nyata kesuksesan industri lokal yang mampu bertahan melintasi zaman.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button