Brand Positioning dan Cara Menerapkannya untuk UMKM Lokal
Brand Positioning untuk UMKM lokal – Kalau kamu UMKM pemula, brand positioning tidak perlu ribet. Kamu tidak butuh istilah marketing yang njelimet. Yang kamu butuhkan cuma satu hal:
Orang langsung paham: usaha kamu itu apa, untuk siapa, dan kenapa harus pilih kamu.
Panduan ini dibuat khusus untuk UMKM yang:
- Baru mulai usaha
- Masih jualan lewat WhatsApp, Instagram, atau marketplace
- Bingung mau kelihatan beda dari kompetitor
- Sering ikut-ikutan tren tapi hasilnya biasa saja
Apa Itu Brand Positioning (Versi UMKM Pemula)
Brand positioning artinya posisi usaha kamu di kepala calon pembeli.
Bukan posisi kamu di pasar nasional, tapi di pikiran pelanggan:
- “Oh, ini yang enak dan murah”
- “Oh, ini yang aman buat anak”
- “Oh, ini yang cepat dan nggak ribet”
Kalau orang sudah punya gambaran seperti itu, berarti positioning kamu bekerja.
Kenapa UMKM Pemula Wajib Punya Positioning?
Karena UMKM tidak bisa bersaing di semua hal.
UMKM biasanya kalah:
- Modal
- Jumlah produk
- Tim marketing
Tapi UMKM bisa menang di:
- Kedekatan
- Kejelasan
- Keunikan
- Cerita lokal
Positioning membuat kamu tidak perlu bersaing harga terus-terusan.
LANGKAH PRAKTIS: Cara Membuat Brand Positioning UMKM (Step by Step)
Langkah 1: Tentukan “Kamu Jual ke Siapa?”
Jangan jawab: “semua orang”.
Pilih satu dulu:
- Ibu rumah tangga
- Anak kos
- Karyawan
- Pelajar
- Orang tua
- Pemula
Contoh:
“Saya jual ke ibu-ibu yang butuh makanan praktis.”
Sudah cukup.
Langkah 2: Tentukan Masalah yang Kamu Bantu
Pelanggan beli bukan karena produk, tapi karena masalahnya.
Contoh masalah:
- Nggak sempat masak
- Takut makanan nggak sehat
- Takut skincare nggak cocok
- Takut jasa nggak aman
Tanya:
“Masalah apa yang sering dikeluhkan pelanggan saya?”
Langkah 3: Pilih SATU Keunggulan Utama
Jangan pilih banyak-banyak.
Cukup satu:
- Lebih murah
- Lebih cepat
- Lebih aman
- Lebih nyaman
- Lebih lokal
- Lebih personal
UMKM pemula harus fokus, bukan sempurna.
Langkah 4: Gabungkan Jadi Positioning Sederhana
Pakai rumus ini:
Produk + Target + Keunggulan
Contoh:
“Catering rumahan sehat untuk keluarga sibuk.”
Ini sudah positioning.
Langkah 5: Terapkan ke Semua Tempat
Positioning harus kelihatan di:
- Bio Instagram
- Deskripsi produk
- Cara promosi
- Cara jawab chat
Kalau beda-beda, positioning gagal.
CONTOH BRAND POSITIONING PER JENIS USAHA UMKM
Di bawah ini contoh yang realistis untuk UMKM pemula, bukan brand besar.
1. Contoh Brand Positioning UMKM Kuliner
A. Nasi & Lauk Rumahan
Positioning:
“Masakan rumahan tanpa ribet untuk keluarga.”
Target: Ibu rumah tangga & keluarga muda
Keunggulan: Praktis, rasa rumahan
B. Jajanan & Snack
Positioning:
“Cemilan lokal murah buat teman santai.”
Target: Pelajar & anak muda
Keunggulan: Harga ramah
C. Makanan Sehat
Positioning:
“Makanan rumahan tanpa pengawet untuk keluarga.”
Target: Orang tua & ibu muda
Keunggulan: Aman & sehat
2. Contoh Brand Positioning UMKM Fashion
A. Fashion Harian
Positioning:
“Baju harian lokal yang nyaman dipakai.”
Target: Wanita aktif
Keunggulan: Nyaman & simple
B. Fashion Muslim
Positioning:
“Busana muslim sederhana untuk aktivitas sehari-hari.”
Target: Ibu & remaja muslimah
Keunggulan: Praktis & sopan
C. Fashion Anak
Positioning:
“Baju anak nyaman dengan harga terjangkau.”
Target: Orang tua
Keunggulan: Aman & ekonomis
3. Contoh Brand Positioning UMKM Skincare Lokal
⚠️ Catatan: Skincare UMKM harus jujur, jangan overclaim.
A. Skincare Pemula
Positioning:
“Skincare lokal aman untuk pemula.”
Target: Pemakai baru
Keunggulan: Simple & aman
B. Skincare Kulit Sensitif
Positioning:
“Perawatan kulit lembut untuk kulit sensitif.”
Target: Kulit sensitif
Keunggulan: Minim risiko
C. Skincare Remaja
Positioning:
“Skincare ringan untuk remaja.”
Target: Remaja
Keunggulan: Ringan & tidak ribet
4. Contoh Brand Positioning UMKM Jasa
A. Jasa Servis
Positioning:
“Servis cepat dan jujur.”
Target: Umum
Keunggulan: Transparan
B. Jasa Desain / Digital
Positioning:
“Desain simpel untuk UMKM.”
Target: UMKM pemula
Keunggulan: Mudah & terjangkau
C. Jasa Kebersihan
Positioning:
“Jasa bersih-bersih rapi dan aman.”
Target: Rumah tangga
Keunggulan: Aman & rapi
Kesalahan UMKM Pemula dalam Positioning
❌ Ingin kelihatan bisa semuanya
❌ Meniru brand besar
❌ Ganti-ganti konsep tiap bulan
❌ Fokus harga, lupa nilai
UMKM yang bertahan lama biasanya sederhana tapi konsisten.
Kesimpulan untuk UMKM Pemula
Brand positioning untuk UMKM bukan teori besar, tapi kejelasan sederhana:
- Jual ke siapa
- Bantu masalah apa
- Unggul di bagian mana
Kalau itu jelas, promosi jadi lebih mudah, pelanggan lebih percaya, dan usaha lebih tahan lama.