Inspirasi Bisnis

Kemilau Cahaya Jam Digital, Kemilau Untung dan Berkahnya

USAHAMUSLIM.ID,MAKASSAR – Jam dinding digital adalah salah satu perangkat elektronik yang saat ini wajib ada di setiap mesjid maupun mushollah.

Dengan kemampuannya menunjukkan jadwal waktu sholat melalui proses setting otomatis menjadikan perangkat ini menjadi fasilitas yang perlu diadakan oleh para pengurus mesjid. Pengaturan waktu sholatnya disesuaikan dengan waktu pelaksanaan pada masing-masing wilayah. Sehingga dengan menggunakan jam dinding digital ini, kita tidak perlu lagi melakukan perkiraan waktu sholat seperti saat kita menggunakan jam analog di zaman bahela.

Bagi Anda yang mendapat amanah menjadi pengurus mesjid, maka saatnya Anda memikirkan pengadaan jam digital ini sebagai wujud kepedulian Anda dengan kemakmuran mesjid guna menjaga keakuratan waktu Sholat. Atau mungkin Anda sebagai jamaah mesjid, adalah sesuatu yang sangat berpahala, bila menjadikan jam digital ini sebagai sedeqah ke mesjid, terutama saat bulan Ramadhan ini.

Selain sebagai penunjuk waktu sholat, sebuah jam digital juga banyak memiliki fitur canggih lainnya seperti running teks yang berisi himbauan-himbauan dan pemberitahuan kepada jamaah mesjid yang bisa disetting dan diatur sedemikian rupa.

Di kota Makassar ada sebuah bengkel dan toko yang memproduksi Jam Digital Masjid dengan Sparepart berkualitas, di jalan poros Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok A-43 berhadapan dengan gedung SMP Negeri 30, Makassar.

Pemilik usaha Jam Digital dan Running Text, Armin Abu Ahmad kepada usahamuslim.id mengatakan pihaknya melayani pembuatan jam digital dan running text dengan menggunakan sparepart yang berkwalitas, dan itulah yang menjadikan produk dan perangkat digital yang dibuatnya awet, tahan lama dan tidak asal menyala.

“Alhamdulillah sudah lima tahun usaha ini kami jalankan dan sudah banyak melayani pesanan pembuatan jam digital, belum ada yang komplain mengenai kerusakan atau kendala kendala yang berarti. Kami memberi garansi sampai satu tahun untuk lampunya, 3 bulan untuk power supply untuk setiap produk yang kami buat, “ujarnya.

Digital Led, demikian nama toko milik Armin Abu Ahmad, menggunakan material yang berkwalitas tinggi dengan rangkaian yang kuat, atau tidak asal rakit dan tidak asal nyambung.

“Kita buat background yang menyala sehingga produk yang kami buat lebih berkilau cahayanya, figura dibuat dari bahan fiber, kaca bagian depan dari bahan acrylik, adapun rangkanya dibuat dengan menggunakan baja ringan, dan penutup bagian belakangnya dari triplek melamin, ini membuat konstruksinya kuat dan tahan lama.” Imbuh Armin.

Toko yang berada di BTP Makassar ini, memproduksi Jam Digital dengan berbagai motif dan warna, modul Jam dengan akurasi tinggi, penggunaan daya listrik yang rendah dan hemat, LED super bright dan menyala terang, menjadi alasan mengapa Anda harus memilih Jam Masjid digital produksi Digital LED Makassar.

“Selain itu, pengaturan jam digitalnya menggunakan sistem android, jadi sangat mudah dan simpel untuk disetting. Jadwal waktu shalatnya sudah otomatis menyesuaikan daerah setempat sesuai jadwal dari Kemenag RI,” kata Armin lagi.

Selain memproduksi Jam Digital untuk mesjid dan mushollah, Digital LED, Makassar ini juga memproduksi LED Running Text.

“Iya, karena di era digital ini, orang-orang mempromosikan usahanya melalui panel pajangan lampu berjalan telah menjadi tren. Beda dengan dulu orang mengunakan spanduk, poster, bahkan brosur untuk promosi, kini semakin banyak usaha menggunakan panel pajangan lampu light-emitting diode (LED) atau lebih dikenal dengan displai LED. Dan peluang itulah yang kita mamfaatkan dalam membuka usaha ini, “beber Armin.

Panel dari running teks ini terdiri atas lampu-lampu LED yang disetel mulai dari teks berjalan hingga gambar-gambar aneka warna. Umumnya dijadikan sebagai pajangan nama toko atau dijadikan sebagai sarana promosi dan informasi terkait produk, jasa, dan kegiatan lainnya.

Selain praktis, teksnya juga bisa diubah dan disetting dengan mudah. Sebuah tren permintaan yang dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku usaha untuk menawarkan jasa perakitan boks pajangan lampu LED dengan konsep tulisan berjalan (running text).

Pria berusia 45 tahun ini mengakui dari usaha pembuatan boks LED dengan teks berjalan yang telah dia tekuni sejak tahun 2016 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini, mampu memproduksi 15 sampai 20 unit boks dalam sebulan, dengan ukuran yang bervariasi.

“Omzet usaha ada di kisaran Rp 50 juta sampai 100 juta per bulan, dulu sebelum pandemi, kami biasa membuat sampai 20 unit dalam sebulan, di bulan Ramadhan biasanya orderan melonjak, namun saat pandemi ini kadang hanya 5 unit sebulan” imbuh dia.

Bagi Anda yang tertarik menekuni bisnis pembuatan boks tulisan berjalan, enggak ada salahnya mencoba. Hanya saja, yang patut Anda ketahui, kompetisi di bisnis ini sudah terbilang ketat. Itu sebabnya, tak semua pemain mampu memproduksi displai boks tulisan berjalan dimensi 2 m melebihi 10 unit per bulan.

Hal ini juga dialami oleh Armin Abu Ahmad. Namun menurut Armin, meskipun kompetitor makin banyak, dirinya melihat prospek usaha ini terbilang masih cerah, tinggal bagaimana menciptakan jaringan dan layanan terbaik. Karena menurutnya, displai LED masih dibutuhkan banyak orang karena efektif menjadi media dalam menyampaikan maksud dan tujuan si pengguna kepada audien yang jadi targetnya.

Dari pantauan usahamuslim.id di tokonya, Armin dibantu dua orang pegawai, dengan hasil produksi LED running teks yang terpajang di tokonya mulai dari ukuran kecil sampai ukuran besar. Ada yang panjang boks mencapai 2 meter persegi, ada juga boks dengan ukuran panjang kurang dari 2 meter persegi.

Menurutnya, ukuran setiap boks disesuaikan dengan permintaan pelanggan. Ada boks running text yang ukuran panjang 800 cm x tinggi 40 cm dan tebal 10 cm.

“Kadang ada pelanggan yang memesan boks displai untuk luar ruangan ini perlu konstruksi yang tahan terhadap air dan terpaan sinar matahari, kita akan memasangkan tambahan pelindung agar tetap awet dan tidak rusak akibat terpaan hujan,” katanya.

Tarif jasa pembuatan Jam Digital dan boks LED pajangan tulisan berjalan yang dibanderolnya disesuaikan ukuran, warna, karakter, dan bahan baku frame (bingkai). Selain warna merah, juga ada kombinasi warba biru, hijau atau putih.

Untuk sebuah jam digital yang standar, harganya Rp 1,5 juta. Ini hanya jam adzan dan iqomah saja. Untuk yang dilengkapi jadwal sholat, beserta running teks ukuran standar 1 meter x 20 cm, harganya Rp 2,3 juta.

”Ada juga yang Rp 4 juta ke atas, itu tergantung dari ukuran dan kombinas warna serta huruf dan gambar yang digunakan. Dengan waktu pengerjaan untuk satu unit boks teks berjalan rata-rata 1 hari sudah selesai,” ujarnya.

Selain kombinasi warna, ada faktor lain yang ikut menentukan harga, yakni jarak antara piksel (pixel atau P) lampu LED. Piksel adalah titik lampu displai LED. Ada tiga ukuran piksel LED, yakni P 5, P 8, dan P 10. Ukuran P 5 artinya jarak piksel sekitar 5 milimeter dan seterusnya. Semakin rapat jarak piksel LED, maka akan semakin mahal harganya. Sebab, piksel yang semakin rapat membutuhkan banyak lampu LED.

Sebagian besar pelanggan Digital LED adalah para pemilik toko elektronik, pedagang di mal, hotel, dan instansi pemerintah. Pelanggannya berasal dari berbagai daerah di Sulawesi seperti dari Kolaka, Ternate, Kendari, bahkan dari Bima, Kalimantan hingga Papua. (UM/Kh)

Kata Pencarianmembuat jam digital dengan ledpeluang usaha jam masjis
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button