AdvertorialProfil Usaha

Coto Makkah Melebarkan Sayap Menjemput Bola

USAHAMUSLIM.ID,MAKASSAR – Coto Makkah yang berada di Jalan Sulawesi, Makassar, sejak bulan Juli 2021 ini memberi pelayanan yang lebih baik kepada penggemar coto di Makassar. Pemilik warung Coto Makkah, Abdul Hadi Sugianto atau yang akrab disapa H Tong kepada usahamuslim mengatakan, pihaknya saat ini siap melayani pelanggan untuk pesanan luar, artinya mendatangi pelanggannya yang melaksanakan acara walimahan, acara kantoran, atau acara pribadi dll.

“Dengan armada baru yang kami miliki, Coto Makkah siap melayani pemesanan dari pelanggan dengan minimal pemesanan 50 porsi, kami siap selalu hadir di tempat anda untuk menyajikan hidangan coto yang menyehatkan,” kata Pak Tongg setengah berpromosi.

Coto Makkah dikatakan menyehatkan, karena bumbu yang digunakan merupakan formulasi bumbu Indonesia dan bumbu Arab, mengandung minyak zaitun dan bumbu habbatusauda yang sangat berguna bagi kesehatan.

“Jadi, Coto Makkah ini aman bagi jantung dan penetral kolesterol ditambah dengan bumbu garlic yang seimbang hingga tidak menimbulkan hipertensi,” ujar H.Tong.

Mengenai harga kulinernya, ayah dari lima orang anak itu menilai cukup terjangkau, apalagi jika menilik khasiatnya. Semangkok Coto Makkah dihargai Rp22.000.

“Insya Allah, Coto ini tidak akan meningkatkan kolesterol dan menaikkan tekanan darah,” imbuhnya.

Adapun untuk untuk melakukan pemesanan, pelanggan dipersilahkan menghubungi langsung Abdul Hadi Sugianto (Tong) melalui jalur Whatsapp di nomor +6281355200788.

Sekedar diketahui, asal usul lahirnya Coto Makkah dirintis oleh H.Makmur Abdul Karim, seorang warga Makassar yang pernah bermukim di kota Mekkah dan menjual coto Makassar di sana.

“Kawan itulah yang mengajak saya membuka warung coto Makassar dengan perpaduan bumbu asal Arab dan Makassar ini, setelah beliau beberapa tahun menjual coto Makassar di Mekah, Arab Saudi dengan menggunakan bumbu asli Timur Tengah.” Jelas Pak Tong.

Bumbu yang digunakan dalam meracik Coto Makkah memang merupakan perpaduan dari Arab dan Indonesia. Tapi, kebanyakan bumbu dari Arab yang tentunya menyehatkan, dan Insya Allah dijamin non kolestrol, ditambah pula dengan daging sapi yang digunakan murni daging semua, tanpa jeroan. (UM)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button